Memilih Mitra Bisnis – Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam kegiatan bisnis telah menjadi praktik umum di dunia industri saat ini. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan saling antara perusahaan, di mana satu entitas tidak dapat memenuhi semua kebutuhannya secara mandiri. Oleh karena itu, memiliki mitra bisnis yang tepat sangat penting untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan usaha dalam jangka panjang.
Namun, apakah memilih mitra bisnis itu mudah?
Jawabannya tidak, karena kesalahan dalam memilih rekan bisnis dapat mengakibatkan kerugian dan membuat usaha Anda sulit bersaing dengan kompetitor di pasar.
Tips dalam Memilih Partner Kerja yang Tepat
Untuk membantu Anda menemukan mitra bisnis yang sesuai, berikut adalah beberapa tips dalam memilih mitra bisnis yang tepat.
1. Kesamaan Visi dan Misi
Setiap teman kerja wajib punya visi dan misi yang sama, agar integrasi usaha yang dilaksanakan bisa terjadi bersama lancar. Kesamaan visi dan misi terhitung bisa mendukung operasional yang dilakukan.
Sifatnya terlampau fundamental dan terlampau dianjurkan untuk meyakinkan perihal ini. Ketika kerjasama telah disepakati dan ternyata terkandung perbedaan mendasar pada visi dan misi yang dipegang ke dua perusahaan, maka diperlukan waktu adaptasi yang tidak sebentar, dan ini akan menahan operasional kerja yang harusnya dilakukan.
2. Memiliki Apa yang Dibutuhkan Perusahaan Anda
Jelas, pemilihan partner usaha wajib punya impuls utama bahwa pihak lain punya apa yang diperlukan perusahaan Anda untuk melesat dan berkembang. Terlebih saat apa yang diperlukan bisa didapatkan bersama biaya yang lebih ekonomis, tapi selalu didalam nilai mutu yang sama.
Ketika dua entitas usaha atau perusahaan bisa bersinergi bersama baik, dan saling melengkapi satu mirip lain, kolaborasi yang terjadi akan terlampau produktif dan mendukung ke dua perusahaan berkembang bersama.
Lakukan pengamatan, desk research, dan pengumpulan information yang mumpuni untuk sadar profil dan kemampuan dari perusahaan calon partner Anda.
3. Cermati Kondisi Finansial Calon Partner
Ketika dua usaha bekerjasama, obyek akhir yang dimiliki adalah meraih keuntungan pada titik tertentu. Keuntungan akan didapatkan saat produktivitas kerjasama yang dilaksanakan optimal, dan keduanya berkontribusi sepadan didalam kerjasama tersebut.
Namun wajib diingat sebuah perusahaan idealnya punya keadaan finansial yang stabil saat akan bisa bekerja bersama baik. Tanpa keadaan finansial yang baik, operasional perusahaan akan konsisten diganggu bersama masalah-masalah ‘rumah tangga’-nya, agar fokus akan terbagi.
Pastikan keadaan finansial calon partner usaha baik, sebelum akan memastikan penandatanganan kerjasama.
4. Memiliki Komitmen Bisnis yang Jelas dan Dapat Dipertanggungjawabkan
Poin keempat ini tidak kalah pentingnya didalam tips menentukan partner usaha untuk Anda. Komitmen merupakan suatu perihal yang terlampau bernilai di dunia bisnis, dan wajib dimiliki ke dua pihak saat kerjasama akan dilakukan.
Bukan hanya demi meraih obyek bersama, tapi sebagai wujud profesionalisme yang dimiliki ke dua pihak yang menjalin kerjasama ini. Komitmen didalam menaati ketentuan main didalam kontrak atau kesepakatan bersama, melindungi harkat dan martabat pihak lain, dan melakukan yang paling baik sesuai kesepakatan, wajib dipastikan agar ke dua usaha sama-sama meraih keuntungan dari kerjasama yang terjalin.
5. Memiliki Sikap Terbuka pada Kritik
Tidak selalu kerjasama yang terjalin akan mulus dan sesuai harapan. Terkadang, akan nampak satu atau dua kasus yang menjadi rintangan untuk aktivitas usaha yang dijalankan. Hal ini bisa nampak dari ke dua pihak, dan tentu saja evaluasi wajib dilaksanakan agar kerjasama ulang terjadi baik.
Pastikan, calon partner punya sifat terbuka pada kritik dan evaluasi yang diberikan. Dengan begini saat menemui kasus Anda bisa bersama mudah melakukan kritik, dan berdiskusi untuk menemukan solusinya. Tentu saja, Anda terhitung wajib punya sifat ini, agar kinerja ke dua pihak bias konsisten terkontrol didalam koridor positif.
6. Pastikan Semuanya bersama Background Checking Perusahaan
Risiko kekeliruan didalam pemilihan partner usaha selalu ada, selama Anda konsisten coba menjalin kerjasama bersama pihak lain. Selain mengfungsikan 5 tips di atas, Anda terhitung wajib melakukan background checking pada perusahaan calon partner secara komprehensif.
Banyak perihal yang sebaiknya dicek terutama dahulu pada database punya pemerintah atau pihak terkait, untuk sadar keadaan perusahaan. Jelas, perihal ini akan terjadi lebih mudah saat Anda mengfungsikan salah satu produk dari Verihubs, yakni Company Check, yang bisa mendukung memeriksa banyak perihal dari perusahaan yang akan menjadi partner usaha Anda.