Siapa yang menyangka bahwa menjalankan usaha jual beli mobil bekas dapat memberikan keuntungan yang signifikan? Jika Anda memutuskan untuk terlibat dalam bisnis ini, Anda memiliki peluang untuk meraih keuntungan rata-rata antara 3% hingga 5% untuk setiap unit yang dijual.

Sebagai contoh, jika Anda membeli sebuah mobil bekas dengan harga Rp100 juta, Anda dapat menjualnya kembali dalam rentang harga Rp103 juta hingga Rp105 juta. Bayangkan jika Anda mampu menjual lebih dari satu mobil setiap bulannya, keuntungan yang Anda peroleh bisa jauh lebih besar. Menarik, bukan? Jika Anda berminat untuk terjun ke dalam bisnis ini, ada beberapa aspek yang perlu Anda perhatikan. Dengan membaca artikel ini, Anda akan menemukan berbagai tips yang bermanfaat untuk memulai usaha jual beli mobil bekas.

6 Tips Jitu Memulai Bisnis Jual Beli Mobil

Seperti usaha terhadap umumnya, ada sebagian perihal yang mesti Anda perhatikan sebelum saat mengawali usaha menjual membeli mobil bekas. Dengan jalankan tips-tips selanjutnya Anda dapat meminimalisir risiko kegagalan dan kerugian.

1. Pilih Mobil yang Diminati Banyak Orang

Kunci berasal dari usaha menjual membeli mobil bekas adalah Anda mesti menjajakan mobil yang banyak peminatnya. Hal ini sebab mobil yang Anda menjual nantinya berpotensi cepat laku terjual. Mobil seperti Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia merupakan semisal mobil yang diminati banyak orang.

Perhatikan terhitung untuk belanja mobil dengan tahun pembuatan yang tidak terlalu lama. Karena, ‘mobil tua’ umumnya akan butuh biaya perawatan yang lebih besar. Sebagai pertimbangan lain, Anda terhitung dapat menentukan mobil yang memiliki sparepart yang gampang dicari serta memiliki fasilitas after-sales yang baik.

2. Hindari Makelar, Beli Langsung ke Sumbernya

Dalam usaha ini, Anda akan sering bertemu dengan sebagian makelar mobil. Hindari para makelar mobil dikala Anda dambakan belanja sebuah mobil. Anda akan ditawarkan dengan harga yang lebih tinggi, sehingga keuntungan yang Anda dapat dapatkan akan makin kecil. Anda terhitung tidak dapat meyakinkan langsung keadaan mobil yang akan Anda beli.

Maka berasal dari itu, ada baiknya kalau Anda ‘memburu’ mobil incaran Anda langsung ke pemiliknya. Selain dapat memperoleh harga yang lebih murah, belanja mobil langsung ke pemiliknya terhitung lebih aman, sebab Anda dapat memeriksa secara langsung keadaan mobil yang dambakan Anda beli.

Anda terhitung dapat coba belanja di balai lelang, seperti di JBA, IBID, lelang.co.id, dan lainnya. Jika beruntung, Anda dapat mendapat harga menarik. Tapi pastikan Anda udah sadar keadaan mobil, sehingga Anda dapat bidding dengan harga yang pantas.

3. Service Mobil yang Hendak Dijual

Tentunya Anda tidak boleh lewat cermat yang satu ini. Sebelum menjajakan kembali mobil Anda, sebaiknya perbaiki khususnya dahulu keadaan mobil yang Anda akan jual. Pastikan Anda menjajakan mobil dengan keadaan mesin yang baik dan layak.

Anda terhitung dapat mempercantik anggota luar mobil, seperti pengecatan ulang, mengganti ban mobil, serta memperbaiki cacat terhadap bodi mobil seperti penyok, dan lainnya. Hal ini pasti akan meningkatkan kepuasan pelanggan Anda. Sehingga kredibilitas Anda akan menopang Anda terhadap penjualan-penjualan berikutnya.

4. Cek Kelengkapan Surat

Surat-surat pasti jadi anggota paling utama di dalam menjual membeli mobil bekas. Pelanggan mana yang rela belanja mobil tanpa ada kelengkapan surat kendaraannya. Untuk itu Anda mesti meyakinkan kelengkapan surat kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sebelum saat belanja maupun menjajakan mobil bekas.

Anda terhitung dapat tawarkan jasa ekstra untuk mengurus balik nama surat kendaraan untuk calon kastemer Anda. Hal ini pasti dapat jadi nilai jadi untuk meningkatkan harga menjual mobil bekas Anda.

5. Perluaslah Koneksi

Dalam menekuni usaha, ada baiknya kalau Anda memiliki koneksi atau relasi dengan orang-orang yang memiliki minat di bidang yang sama. Apalagi kalau menggeluti bidang otomotif, pasti Anda dapat dengan gampang menemukan orang-orang atau bahkan komunitas yang memiliki minat yang mirip dengan Anda.

Relasi ini terhitung dapat mengimbuhkan Anda banyak keuntungan, tak hanya dapat mendatangkan calon kastemer kastemer mobil bekas, koneksi ini terhitung dapat mengimbuhkan Anda anjuran atau keterangan terkini seputar dunia otomotif. Relasi ini terhitung dapat menopang Anda di dalam menentukan mobil apa yang mesti Anda menjual dengan melihat berlebihan dan peminatnya di masyarakat.

6. Mulai dengan Berjualan Online

Tidak mesti dimulai dengan membuka showroom khususnya dahulu, Anda udah dapat mengawali usaha menjual membeli mobil bekas ini secara online lho. Hanya dengan bermodal smartphone, Anda dapat terasa menjajakan satu atau sebagian mobil bekas secara online. Anda dapat menjualnya lewat e-commerce atau di tempat sosial seperti Facebook dan Instagram.

Dengan aktif secara online Anda terhitung dapat dengan gampang memantau mobil bekas yang dapat Anda membeli untuk dijual kembali, hingga keterangan terkini seputar otomotif. Anda terhitung dapat berhimpun dengan sebagian komunitas online dan menjadikannya tempat untuk mencari konsumen. Barulah kalau Anda udah memiliki modal yang cukup, dan memiliki reputasi yang baik, Anda dapat membuka showroom Anda sendiri.

Enam tips di atas merupakan hal-hal yang mesti Anda perhatikan sebelum saat mengawali usaha menjual membeli mobil bekas. Intinya, jangan cemas untuk memulai, sebab cuma dengan satu mobil saja Anda udah dapat mengembangkan usaha menjual membeli mobil bekas Anda kedepannya. Selamat mencoba!